Senin, 22 Februari 2010

Menengok realitas mewujudkan mimpi


Bahkan banyak sekali hal yang ingin diwujudkan. Sebenarnya ke mana arah cita ini? menyukai dunia seni ternyata membuat diri menjadi bingung dan tak tentu arah. Seni sebenarnya bakat yang diberikan Tuhan, sehingga kita yang dapat memanfaatkan dengan baik,otomatis menjadi jawara di dalam sebuah komunitas itu.
Tapi sekarang jalan sudah mulai berbelak belok tak karuan. Seni bahasa dan kemampuan menciptakan gaya bahasa ternyata tak lantas membawa kita pada ahli bahasa yang dapat bermanfaat. Lingkungan sangat mempengaruhi, mendukung atau tidak, memberi semangat atau justru mengolok apa yang kita lakukan.
Tamanam memiliki musimnya sendiri untuk tumbuh, dan memiliki kecocokan akan suhu dan kondisi tanah. Tak semua tanaman dapat tumbuh di berbagai keadaan termasuk kadar keasaman air. Begitupun dengan species lain, mereka memiliki daerahnya masing2. Tak semua benua dapat menjadi endemis bagi komodo. Begitupun burung jalak, mereka banyak mengincar daerah tropis yang kaya akan makanan, seperti biji2an, buah dan aneka jenis binatang melata kecil yang lezat.
Kadar keadaan masing2 benda ternyata telah diletakkan oleh Tuhan sedemikian rupa. Makhluk2 hanya mengikuti petunjuk Tuhan saja dan ia akan mendapat keadaan yang sesuai dengan bakatnya. Kurasa manusia juga begitu. Berusaha berada d posisi yang sedemikian rupa, tinggal apakah dia bisa mendengar suara Tuhan dalam menuntunnya ataukan terlalu bising oleh suara sekitarnya yang kadang lebih menawarkan kemerduan sesaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar