Jumat, 25 November 2011

Liputan ketupat I

 Kesempatan mudik Tahun ini adalah yang pertama kalinya bertiga. Rasanya kurang dapet kalo liputannya ga ditulis di sini. Persiapan dimulai. Isi koper yang penuh direkomendasikan utnuk barangyang tak mudah diperlukan dalam perjalanan. yang dibawah ini adalah adaimana koper begitu fullsize. Ruang kosong diminimalisir banget agar barang dapat masuk dan terbawa tanpa banyak tas jinjing lainnya. Satu koper, tas perlengkapan di jalan, dan ci Miki agar Cenna tenang di jalan. Ada temen maen.




 SStttt... Cenna anteng, Bobo dalam kereta bersama Miky...
Suasana kereta Bisnis Malabar saat perjalanan dimulai, ada yang nekat ga dapet Kursi untuk semntara. Kali ini PT. KAI Mulai memperbaiki pelayanannya dengan tidak memasukkan penumpang melebihi kapasitas kursi. Paling maksimal hanya menambah 10% penumpang dari jumlah kursi yang tersedia. Sehingga perjalanan lebih nyaman. Semoga tahun berikutnya makin baik aja pelayanannya.
Ternyata Cenna bobo sampe pagi, bahkan sampe di taxi dan nyampe rumah eyang barulah ia bangun... Hadehh kerasan rupanya dia di kereta.

Selasa, 18 Oktober 2011

Posyandu dan PIN

Mengunjungi posyandu, terus terang ini adalah kali pertama, sejak Cenna lahir, sudah 16 bulan... Awalnya cenna sengaja tak ikut posyandu di RW, hanya rutin berkunjung ke bidan dan patuh pada jadwal imunisasi dan timbang BB... Namun berjalannya waktu, umur 6 bulan tak selalu tiap bulan harus imunisasi, sedang datang ke bidan hanya untuk timbang rasanya ga enak, gratis. Ini yang membuat saya melirik kembali posyandu, namun saya masih belum bisa datang sendiri membawa Cenna untuk timbang di POs Pelayanan Terpadu untukbalita itu. Bagi saya, cukup Teh mala aja, pengasuh Cenna yang ke sana. Namun, Semalam ketika bu RT datang ngasih undangan Imunisasi campak dan polio bersama.... saya sedikit berfikir, apa sebaiknya saya izin aja, tapi pake alasan apa... Sakit?? ah terlalu beresiko, kami sehat saja, klo bohong sakit malah jadinya beneran lagi ntar... Ok  akhirnya malam aku putuskan tetap dengan teh Mala berangkat ke posyandu. Namun, paginyapas mau berangkat, tetangga depan rumah yang juga ibu ketua Rt bilang... "Neng, klo mau ke posyandu bilang aja suruh duluin... soalnya mau kerja... " Katanya memberitahuku.
Dari sana mulai berfikir, bentar gitu... kalau gitu bisa aja izin telat aja. Lagipula tempatnya ternyata dekat... Langsung kami, aku dan Cenna berangkat saja... Sampai di tempat, rame.. banyak ibu dan anaknya... mereka datang dan mendaftar sambil membawa kms dan undagan imunisasi. Aku datang, mendaftar, dan saatnya timnang BB buat CEna... Haha, baru mau disodorkan k jembaran, Cenna telah menjerit, mungkin dia melihat model timbngan yang menggantung aneh itu, atau kawatir karena memang ramai banyak orang dari puskesmas, RW maupun ibu anak. Alhamdulillah, meski nangis takut, BB Cenna naik, sekrang 9,4 kg. 
Setelah pos timbang, saat nya pos imunisasi campak, hanya diberi dua tetets cairan dalam botol plastik bening pada moment ini Cenna kembali histeris. Sedang aku berusaha memegangi agar cairannya tak tumpah dan masuk sepenuhnya. Pos terakhir adalah pos yang lumayan tegang. Di sini, diberikan imun polio, dimana imunnya dimasukkna melalui jarum suntik. Apalagi anak, orang tua saja terkadang banyak yang ngeri melihat jarum suntik, terlebih merasakannya. Disini tentu saja Cenna kembali menangis, rasa sakit dan suasana yang menengangkan membuat teriakan Cenna lebih kencang.. Setelah itu, ada bubur sumsum kacang hijau dan kutek merah penanda telah diimunisasi di berikan oleh kader posyandu. Sekarang Cenna diem. ganti teriakan pasien berikutnya yang mengalami hal senada dengan Cenna. 
Hmmm sangat menyenangkan bisa mengantar sendiri buah hati. Melihat waktu posyandu yang tak lama begini, sebaiknya cenna memang harus diantar sendiri oleh bundanya. Hanya 15 menit kira-kira kami di sana. Setelah itu, bunda janji mau izin telat kalo lagi nganter cenna posyandu. Berkumpul bersama para bunda yang lain membuat kita makin mantap menapaki hari2 menyenangkan menjadi bunda. 

Senin, 03 Oktober 2011

Donnut

Bahan :

  1. Tepung teringu 400gr
  2. Mentega 200gr
  3. Ragi Instan 1sdt
  4. Kentang 300gr
  5. Gula 200 gr (Atau bisa dikurangi)
  6. Garam 1sdt
Cara Membuat :

  1. Campur semua bahan kecuali Mentega dan Garam, uleni hingga kalis dan elastis, namun jika ingin empuk, jangan tambahkan lagi terigu, 
  2. Diamkan 1 jam hingga adonan mengembang 2 kalinya, bulatkan dan lubangi atau bentuk sesuai selera (bulat penuh)
  3. diamkan lagi 30 menit dan siap di goreng... 
  4. taburi gula halus atau bisa juga di lapis coklat...