Selasa, 07 Oktober 2014

Jangan Berhenti, sebab dunia mati!!

Semakin jauh berjalan, semakin enggan mengatakan sesuatu apapun, semakin jauh berjalan semakin ringan kaki, semakin berat membawa lidah. Batang2 perdu telah menghujami bumi dengan dedaunan yg luruh. Entah sebab hujan, angin atau memang sebab sia. Bumi diam dan langit penuh warna. atau bumi yg terputar dan langit yg diam terpana?
Setiap menghentakkan jari, hening datang dan suara gaduh dari jauh pun terdengan, amat nyaring. hanya ketika hening muncul dari celah huruf, yg bisa mendengarkan suara riuh rendah di bumi lain. Menulis adalah ruh keheningan yg merasuk. hilang timbul hingga tak pernah terdengar. Senyap dan tergabung dalam makna. Lihatlah jika semakin mengehening maka setiap desar akan menjadi dentuman.
Dengarkan, saat detik jari mulai terhenti... banyak yg ikut berhenti. Cerita, gosip, langkah-langkah kaki, cita-cita harapan, kasih, Semua seperti jarum jam yang kehabisan baterei. Berhenti seperti tak belanjut. Sekali kau hentakkan lagi tuts, satu huruf terbentuk, menghentak lagi lembut, rangkaiannya menjadi makna kata yg terpaut. Runtut menjadi kalimat. Dan selanjutnya merajut cerita... Satu adegan terlahir. Babak baru ada. Cerita itu tak pernah ada jika kau berhenti mengeja. Cerita tak pernah lahir jika tuts itu membeku.
Dan kau tak boleh terhentu, walau hanya jarimu...

Sensasi jalan pagi

Pagi yang cerah, setelah sekian lam tak naik angkot, jarang jalan dan tak melihat kota dengan santai duduk saja tanpa memegang kendali. Hari ini saya jalan cukup jauh, naik angot dan jalan lagi menuju kantor. Sampai di kantor hausnya meringsek ke tenggorokan. Langsung mampir warung dekat kantor dan beli dua bungkus nutrisa**. Resapan buah jeruknya bercampur dengan segelas air dingin pasti dapat membuat tenggorokan saya menjadi lebih baik lagi. entunya jauh dari rasa haus yg mencekik. Ini sungguh berada dalam kepala saya pagi ini. Saya lihat jam di HP, ah masih bnyak waktu untuk bersantai dengan segelas nutrisa**.
Olah raga ringan dengan jalan kaki pagi ini rupanya membuat beberapa tetes karingat saya mengalir.. ahhh segarnya, sambil minum saya nikmati sensasi peregangan otot saya yang rileks pagi ini. ternyata olah raga pagi sebelum memulai rutinitas kantor membuat otak menjadi fresh dan cukup segar. Hati saya pun saya rasakan cukup siap menerima gejolak baru atau lama yg tentu saja mewarnai aktivitas di kantor. Ah.. Ok, Go!!
Saya buka file komputer dan siap meneruskan kerja sa. Buat Invoice beberapa perusahaan. Sampai akhirnya satu hal datang. Biasa, bu-ibu yang sedang berada di suatu tempat pengennya bercerita saja. Apapun yg telah dilihat dan yg telah dialami. Semua, termasuk saat salah seorang teman melahirkan. Teman di kantor lain itu telah melahirkan beberapa jam yg lalu dan putrinya berberat tertentu membuat salah satu dari kami membuat lontaran-lontaran jok2 tertentu. Sungguh seru pada awalnya. Saya pun mendengarkan dengan seksama. yang kemudian pada akhirnya merujuk juga pada anak saya.
"Tika kalo anak kamu dulu berapa lahirnya?"
"3,6 kg bu" saya jawab sekenanya karena saya jarang menumpali dengan banyak opini.
"ohh.. gede ya.. tapi sekarang kan tumbunya mengecil ya?"
"hehe.. iya " saya jawab lagi dengan juga tanpa mengarah pada banyak hal. Dan yang bertanya ini adalah teman yang juga belum nikah. Saya sie weell saja, orang nanya kok, ya jawab aja.
Dan setelah itu rupanya saya sadar, apa maksudnya ada sesuatu yg dilemparkan pada saya tadi ya? Saya lanjut dengan menikmati fresnya sensasi jalan pagi sebelum ke kantor. Lalu membaca beberapa blog lalu saya merasa biasa saja. Tidak ada yg perlu dikhawatirkan dengan adanya orang yg menyebut anak kita kecil lah, kurus lah. tapi ya jangan cuek banget sampai anak menjadi kekurangan gizi. Sebua berkadar dan tak perlu mejadi beban kita saat mereka tumbuh dengan kewajarannya masing-masing.
Oh iya, tak perlu juga menjadi bahasan berikutnya yang saya tau teman-teman pasti membahas ini. Dan bahasan yang tak terbuka ini pada akhirnya membuat banyak hal menjadi tak bersolusi. Nah, karena saya baru saja mendapatkan sensasi jalan pagi, maka saya meneruskan pengalaman ini di sini. Tak perlu memendamnya di otak, hati, jantung, terlebih paru-paru. Write in you blog, and finish. You will give many think about your problem, and give more information for other poeple.
What do you think?






Selasa, 22 April 2014

Yang rindu, yang bergejolak

Lama sekali tak berjumpa, tentu saja yang sering melekat adalah yang bernama rindu. Meski terkadang tak ada waktu sehingga blog tak sempat ditengok, tapi keinginan itu selalu ada. penasaran dengan blog tetangga yang penuh warna dan ilmu. Mengharu biru lalu yg terpentinhg adalah memberi inspirasi. Jengah memang jika waktu dipenuhi hal yang itu2 saja. Selama beberapa tahun mengenal blog, rasa-rasanya tak ada yg sia-sia dengan semua hal yg ada di dalamnya. Benar2 memberikan manfaat sie buatku. Meski kadang amat sebel dengan lirikan aneh yg mungkin heran kenapa jari2ku nampak sibuk jika sedang mengisi blog. Yah sudahlah, itu hak mereka. Toh aku juga tak meninggalkan kewajibanku di kantor ini.
Kegiatan sampingan tentang banyak hal membuat aku dan keluargaku menemukan sesuatu untuk dibesarkan.  Ya, semacam bisnis yang harus dirawat yg ide awalnya justru dari blog demi blog, tampilan makanan yyg menarik, resep2 sedap nan menggiurkan.
Si nori.bet adalah bisnis makanan sejenis keripik yg aku kembangkan besama suami, alhamdulillah endapat respon yang baik dari pasar, teman-teman dan banyak lagi yang baru justru juga ingin turut memasarkan nori. Seperti apa penampakannya



yuhuu... nori.bet telah muncul dari beberapa kebiasaan intip2 blog sana sini. Ternyata berinternet dan ngeblag ngeblog tak sepenuhnya menghabiskan waktu. Bisa juga sebagai waktu investasi
(cbdyt, yos)

Jumat, 01 November 2013

Anak Adalah Raja Yang Gembira

Adalah anak yg menjadi raja yang gembira... Jangan kesalkan hatinya, jangan tugasi ia macam-macam

Rabu, 24 April 2013

Waktu mendesak, ide bermunculan

saya paling sebel keadaan yang seperti ini. Waktu mendesak, tapi ide dan inspirasi bermunculan. Kenapa g dari tadi saat saya nyantei aja. Kenapa harus di 5 menit terakhir saya di kantor yang tak banyak kerjaan. Sebentar lagi waktu pulang, tapi justr ide dan banyak hal itu seperti mengejek dan saling menarik tanganku. Mulai dari ide nulis tentang keuangan keluarga beserta laporannya yang bikin pusing, sampai banyak lagi ide nulis fiksi yang asyik, nyantei dan berkarakter. Ini sungguh keterlaluan, seharian di kantor dengan waktu santai begitu banyak, ngebut nulis blok di 5 menit terakhir. bahkan sekarang ini nulisnya sambil menahan nafas, takut kehabisan moment kalau nafas takut waktu berlalu dan kantor dikunci. haduhh.. maklum, kantornya tak buka 24 jam dan kantor cabang yang kecil ini hanya dihuni oleh beberapa orang saja, jadinya kalau pullang harus matuh jamnya. Sungguh.. tulisan ini hanya mengingatkan, hargai dan manfaatkan waktu

Kamis, 04 April 2013

Inspirasi, sebuah pintu ke mana saja

Inspirasi itu mahal, tapi kadang letaknya di sembarang tempat. Dimana aja dan kapan saja. Andaikan kita selalu teliti terhadap lingkungan peka aakan kehadiran setiap inspirasi yang lewat. Mungkin kotak pengumpul inspirasi kita akan selalu penuh setiap harinya. Dan akan membuat kita menjadi manusia yang tak pernah putus harapan.
Inspirasi yang sering kita cari lewat buku2 mahal, perjalanan yang jarang kita lakukan dan menghabiskan uang serta waktu, terkadang hadir hanya seerkas saja. Ada kalanya kita merasa rugi terhadap sesuatu yang kita keluarkan lalu mengharapkan kita mendapatkan apa yang ingin kita dapati itu.
Inspirasi bagi saya adalah pintu ke mana saja. Dari pintu itu terbuka lebar jalan kita melangkah. Seperti pintu ke mana saja nya doraemon, tak penting setelhah membukanya melintasi waktu.. yang terpenting kita sampai pada tujuan. Tanpa inspirasi, seperti buku tanpa referensi. Seperti juga tindakan tanpa dasar. Bukan mencontek. Tapi sejak anak adam terlahir di bumi, manusia selalu memerlukan inspirasi. Terbukti anak adam tak dapat melakukan apapun sebelum ia dapati sebuah inspirasi dari sang burung yanng mengajarkannya menguburkan sesuatu. Baik atau buruk inspirasi itu, kitalah yang mampu menyaring dan meramunya menjadi apapun yang positif.

Kamis, 14 Februari 2013

Cenna : Petualangan menjelang mandi

Buat Cenna, yang selalu full jadwal tiap paginya dari senin sampe jumat, mandi pagi wajib dilakukan rutin loh... Maksud bunda, cenna kan kalo ditinggal bunda ngantor (senin-jumat) dititipin di rumah Mamah Mala. Itu loh, pengasuh Cenna yang selalu bunda percaya saat bunda tak bisa nemenin cenna. Nah, karena jadwal yang pas mantap itulah pada akhirnya putri bunda yang cantik dan lucu itu harus juga ikut2an sibuk deh sewaktu pagi. Hmmm bunda sie pernah ngerasa kasihan ngelihat dia harus patuh jadwal, Sampai dengan jam 7 ia biasa makan.. sambil main sie biasanya, makannya Cenna perlu waktu buat ngunyah. Lalu mandi dan jam 8 kadang lebih karus juga udah rapih.. tinggal siap-siap bawa perbekalan buat ke "mamah". Dan jam setengah 9 teng musti harus meluncur. Sebab bunda masuk kantor jam 9 teng, walau kadang telat barang 10 menit. Tapi setidaknya jka berangkat jam 9setengah sembilan bunda akan tepat di kantornya. Jadi, begitulah.
Tapi jika dipikir2 hingga sekarang, bunda rasa ga salah salah salah amat menetapkan jadwal begitu sama Cenna. Semoga dengan ini kelak ia akan makin disiplin sama waktu.
Nah.. dari kejadian pagi itulah bunda akan ceritakan betapa serunya hari hari full jadwal itu, senin sampai jumat adalah hari petualangan cerita Cenna.

Rabu
Cenna bangun tidurnya jam 6 lebih.. langsung menghampiri bunda yang lagi mantenin berita pagi. Di dapur lagi ngepul asep nasi yang belom mateng. "Waduh, dia udah bangun... saatnya harus cepet siapin sarapan" bunda membatin nie, sambil tengak tengok dapur nasi udah mateng blum ya..., kalo ga gitu, keburu jurus endotnya lekuar. ya.. kalo lagi laper tapi ga ada makanan atau lagi lupa ama beli jajan, Cena ujung-ujungnya minta mimi cucu pake endot kaya anak bayi. Padahal umurnya kan udah 2,5 tahun... setengah tauun lagi dah 3 tahun, lepas deh statusnya sebagai BATITA, dan akan beralih menjadi Balita.
Nah biar dia ga minta endot dan lupa ama jajan, kan gawat tuh kalo dia jajan dulu sebelum kan, bisa-bisa masakan bunda jadi g enak telibas jajan warung, bunda puerin CD dia yang lagu2, sambil bantuin beresin ini itu yang geletakan di ruang tamu dan kamar.
"ayo cenna kita akan segera memasukkan mainan, eh maksudnya mainan mainan ini kita masukin ke rumahnya.. kan udah siang tuh, biar mereka mandi dulu.. udah gitu gantian cenna yang mandi... gmna?" sebenarnya rada ga yakin juga cara ini bisa sukses... tapi.. liat cena langsung semangat masukin mainannya, bunda jadi ketularan semangat juga... yuhuuu.. akhirnya mainan beres masuk dalam kotak mainan.
"sekarag mainannya mandii?" cenna meyakinkan tentang mainannya yang akan mandi.
"iya lah.. cena juga ya?" bunda ga mau kalah bertanya
:iya donk.." dengan sigap dia membuka baju, meletakkan di ember dan langsung masuk kamar mandi. wuaahhh alhamdulilah berhasil...
mandi lalu pake baju dan siap berangkat ke mamah. eits... sebelum itu ada adegan kecil, tentang menyisir dan pakai bedak.. harus olah raga dikit dah kalo mau cepet beres danga ketimpa sama adegan lainnya...

Kamis
hari itu (sebab nulisnya udah ketimpa beberapa minggu nie, bunda lupa ga lanjutin updateannya) ceritanya ayah udah berangkat pagi2. tinggallah cenna sama bunda lagi... jam 7 pagi... masih "uber-uberan" makan, maklum deh bunda belum nemuin rumus jitu kecuali menyajikan cerita semenarik mungkin yang ada hubungannya dengan makanan, makan, mulut, perut.. lalu, mulai deh modus abis makan adalah gaya menjelang mandi yang harus cute... biar tak terjadi adegan histeris ria di kamar mandi, atau kehilanngan momentum menjelang mandi yang indah. sekarang... dikarenakan dia gemar cerita renang, dan yang terkait dengan kolam renang, bunda mau bikin adegan masuk kolam renang yang misterius. Mula-mula, anak-anak di sekolah akan diadakan acara berenang bersama di kolam renang, lalu mereka harus membeli tiket masuk kolam renang dulu. Tentu saja, tanpa tiket, ga boleh masuk. Bunda bagian jualan tiket, cenna mengantri di loket penjualan. Pura2 loket itu ada di depan rak buku yang bolong. Terus... tiba giliran mereka berbaris. bu guru allias bunda lagi, menyiapkan anak2 agar rapi masuk kolam renang alias kamar mandi, hahaiii... berhasil, dia antusias banget buat renang (di jolang.. :P) lalu masuk deh dan acara mandi pun dimulai... sip...

Jumat
Adegan kolam renang dan berbaris masuk buat berenang tak lagi up to date.. sekarang harus puter imaji buat bikin cerita atau modus jelang mandi dengan syeru ala bunda dan Cenna... hmm..

Rabu, 13 Februari 2013

Pie Apel

Dapet oleh2 apel malang, banyak dan karena musimnya hujan jd rada kurang bersemangat makan apel langsung. nyari2 resep kue dari bahan apel, ternyata nemu resepnya anakjajan.com langsung copas...


Bahan untuk isi:
4 pcs apel hijau granny smith (kupas, buang biji, dan potong kecil2)
1 sdm mentega
1 sdm tepung maizena
0.5 sdm bubuk kayu manis
0.5 sdm lemon juice (air jeruk lemon)
50 gr gula untuk hasil less sweet atau 70gr utk hasil sweet (sebaiknya gula bubuk)
Bahan untuk kulit pie:
190 gr tepung terigu
120 gr mentega
60 ml air dingin
0.5 sdt garam
1 sdm gula
1 resep cukup untuk membuat 1 medium pie (16cm) dan 4 mini pies.

Cara membuat:
A. ISI
- Campurkan semua bahan isi,
Jika Sahabat Jajan suka dengan isian apple pie yang lembut dan juicy, masak campuran isi diatas api sedang selama +- 15 menit hingga apel matang (lembut dan tidak crunchy).
Jika Sahabat Jajan suka dengan isian apple pie yang lebih segar, juicy, dan sedikit crunchy, cukup marinade campuran isi (diamkan hingga meresap) selama satu jam.
B. Kulit Pie
- Campurkan terigu, gula, dan garam, aduk rata
- Tambahkan mentega dan aduk hingga rata
- Tambahkan air dan aduk hingga rata (aduk selama 30 detik saja, adonan kulit pie tidak boleh diulen atau diaduk terlalu lama)
- Simpan adonan dikulkas selama sejam agar gampang dibentuk
C. Apple Pie
- Panaskan oven disuhu 180 C derajat
- Keluarkan adonan kulit pie dari kulkas, giling/gilas hingga adonan tipis (-+ 0.2mm), potong adonan kulit dan susun diatas loyang, susun isi ditengah adonan, kemudian tutup lagi dengan potongan kulit pie (Sahabat Jajan harus sisakan/buat sedikit lubang diatasnya)
- Panggang selama 20-30menit hingga matang kecoklatan
update lg kalo udah jadi ya .... :P

Senin, 04 Februari 2013

Cenna skul

Alhamdulillah, hari Cenna mulai sekolah. Hari pertama ke sekolah membuatnya bersemangat untuk mandi pagi. Sudah lama ia ingin merasakan bagaimana sekolah.
jam 7 masih malas2an dan susah buka mata, tapi akhirnya mau juga buat mandi, ganti baju dan berangkaaattt. Sampai sekolah bunda daftarin dulu dia, mengisi form dan membayar uang masuk, udah sama seragam dan perlengkapan lainnya. Jam 8 teng, cenna sudah duduk di bangku paling depan. (ssttt... lanjut besok ya.. :D )

Kamis, 10 Januari 2013

Bagi-bagi Bekel

Cenna suka bawa bekel kalo lagi ke mamah, itu tuh pengasuhnya dari kecil dulu. Kue-kue atau kalo ada buah maupun puding, cenna suka bawa buat di sana. Nah, berhubung di tempat mamah ada teteh Nanda, anak mamah pengasuh yang paling kecil, masih kelas 2 SD, jadi kalo bawa apa-apa bunda sering pesen bekelnya harus di bagi. Suatu hari bunda lagi ngebungkusin kue buatan bunda buat ke kantor. Kue itu sama juga dengan yang mau dibekel Cenna buat ke mamah, Si doi liatin terus nanya deh :
Cenna : "bunda bawa kue Cenna juga?"
Bunda : (kue cenna?? *mikir)" iya... bunda juga bekel buat di kantor. "
Cenna: "di kantor ada temen bunda?"
Bunda : "Ada donk, banyak temen bunda mah..." (sambil masuk2in kue, 2 kali lipat kue bekel Cenna)
Cenna : "Ooohh... jadi banyak ya kuenya?"
Bunda : ehh... tau aja kue yg bunda bawa lebih banyak..."iya, Boleh ya?" *duh rada ga enak ati juga liat dia mantengin box tempat kue bunda
Cenna: si doi mengangguk setuju "jangan lupa kuenya di bagi ya sama temen bunda ..."
Bunda : &%$ Hmmm sudah mulai pintar membalikkan teori ya dirimuh sayang... ^^sambil senyam senyum dan mengangguk nurut gitu

Kamis, 27 Desember 2012

Hari baru untuk jiwa yang baru

Bismillahi....
Hari baru untuk jiwa yang baru. Semoga sembuh dari sakit adalah permulaan untuk jiwa baru berjalan kembali. Akhir tahun dengan sekelumit rasa sakit, semoga menjadi penggugur dosa buat kami sekeluarga. yah, semua harus disyukuri. Minggu2 ini Cenna sakit duluan, disusul ayah dan bunda sakit barengan. Ahhh rasanya... tak bisa diceritakan dengan kata2... sakit bareng-bareng membuat cenna yang baru sembuh dari sakit pas kemarennya lantas jadi tak banyak mendapat perhatiian. Pagi ini saja, ia bahkan tak sempat mandi pagi dan sarapan seebelum pergi ke tempat "mamah" pengasuhnya ketika bunda akan ke kantor.
Bunda sungguh merasa bersalah. Pergi ke kantor tanpa nyuapin, mandiin. yg biasanya selalu dikerjain.
Yahh... semoga ini adalah momentum baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik berikutnya. Tahun depan sudah 2013. resolusi baru harus segera diwujudkan. Senangnya jika seatu saat bunda bisa bareng-bareng sama Cenna, menyiapkan semua keperluannya.
Seharang bunda wakilkan dulu ya sama "mamah" baek-baek ya nak di tempat "mamah"... sun sayang bunda dari jauh.. mmuaaahh...

Senin, 29 Oktober 2012

Sarden saus tomat


Paduan serat dan protein dari ikan dan sayuran memenuhi gizi si kecil. Tampilan menarik dan cita rasa lezat pasti membuat si kecil makan lahap!
Protein dan lemak yang terkandung dalam ikan dan juga serat pada sayurannya, akan melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil. Ketrampilan ibu menata sajian menjadi menarik tentu membuat balita bersemangat untuk makan!

Bahan:

2 kaleng ikan sarden segar
1 butir telur
75 gram tepung bumbu, siap beli
Minyak untuk menggoreng

Saus:

100 gr wortel, potong 1 x 3 cm
100 gr brokoli, potong kuntum kecil-kecil
3 siung bawang putih, iris halus
3 buah bawang merah, iris halus
5 sdm saus tomat
6 lbr daun jeruk
3 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara membuat:
  • Kocok telur hingga rata, celupkan ikan sarden perlahan, jangan sampai hancur. Gulingkan ikan ke dalam tepung berbumbu hingga rata.
     
  • Goreng ikan dalam minyak panas hingga kecokelatan. Angkat dan sisihkan.
     
  • Buat sausnya: tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum. Masukkan saus sarden, saus tomat, dan daun jeruk, lalu masak hingga mendidih. Masukkan wortel dan brokoli, masak hingga layu.
     
  • Atur ikan dalam piring, siram dengan saus. Sajikan hangat.
Untuk 4 porsi

Selasa, 11 September 2012

nulis di media

Berikut ini adalah info seputar acara nulis2 di media, bunda simpan dari postingannya bu Indari Mastuti di Facebook untuk Groupmnya ibu-ibu yang diyan nulis, biar ga lupa n ga susah nyari infonya bunda pindahin ke sini. 

Siap-siap COPAS untuk mulai jebolin media:

Alamat-alamat email redaksi koran, majalah, jurnal dan tabloid yang menerima kiriman CERPEN/PUISI. Anda yang mengetahui info terkini terkait alamat-alamat email redaksi dan honor pemuatan cerpen/puisi dimohon bantuannya dengan menuliskannya pada komentar Anda. Terima kasih.

1. Republika

sekretariat@republika.co.id, aliredov@yahoo.com

Tidak ada pemberitahuan dari redaksi terkait pemuatan cerpen. Sudah lama tidak memuat puisi. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), tetapi—pengalaman beberapa rekan penulis, harus sabar menagih ke redaksi beberapa kali agar segera cair.

2. Kompas

opini@kompas.co.id, opini@kompas.com

Ada konfirmasi pemuatan cerpen/puisi dari redaksi via email. Honor cerpen Rp. 1.o00.000,- (tanpa potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (tanpa potong pajak–referensi Esha Tegar Putra), seminggu setelah pemuatan, honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

3. Koran Tempo

ktminggu@tempo.co.id

Biasanya Nirwan Dewanto—penjaga gawang rubrik Cerpen Koran Tempo, meng-sms penulis terkait pemuatan cepen/puisi jika penulis mencantumkan nomer hp di email pengiriman. Honor cerpen tergantung panjang pendek cerita, biasanya Rp. 700.000,- honor puisi Rp. 600.000,- (pernah Rp. 250.000,- s/d Rp. 700.000, referensi Esha Tegar Putra), ditransfer seminggu setelah pemuatan.

4. Jawa Pos

sastra@jawapos.co.id

Jawa Pos menerima karya-karya pembaca berupa cerpen dan puisi atau sajak. Cerpen bertema bebas dengan gaya penceritaan bebas pula. Panjang cerpen adalah sekitar 10 ribu karakter. Honor cerpen Rp. 1.o00.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (referensi Isbedy Stiawan Zs), ditransfer seminggu setelah cerpen/puisi dimuat.

5. Suara Merdeka

swarasastra@gmail.com

Kirimkan cerpen, puisi, esai sastra, biodata, dan foto close up Anda. Cerpen maksimal 9.000 karakter termasuk spasi. Honor cerpen Rp. 350.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen. Bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau kantor perwakilan redaksi di kota Anda—jika ada.

6. Suara Pembaruan

koransp@suarapembaruan.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

7. Suara Karya

redaksi@suarakarya-online.com, amiherman@yahoo.com, redaksisk@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

8. Jurnal Nasional

tamba@jurnas.com, witalestari@jurnas.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

9. Seputar Indonesia

redaksi@seputar-indonesia.com, donatus@seputar-indonesia.com

Tidak setiap hari Minggu memuat cerpen. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

10. Pikiran Rakyat

khazanah@pikiran-rakyat.com, ahda05@yahoo.com

Cerpen tayang per dua mingguan. Honor cerpen Rp. 350.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

11. Tribun Jabar

cerpen@tribunjabar.co.id, hermawan_aksan@yahoo.com

Selain ada cerpen berbahasa Indonesia setiap Minggu, juga ada cerpen bahasa Sunda setiap hari Kamis bersambung Jumat. Honor cerpen Rp. 200.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

12. Kedaulatan Rakyat

redaksi@kr.co.id, jayadikastari@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

13. Joglo Semar (Yogyakarta)

harianjoglosemar@gmail.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

14. Minggu Pagi (Yogyakarta)

we_rock_we_rock@yahoo.co.id

Terbit seminggu sekali setiap Jumat. Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi

15. Surabaya Post

redaksi@surabayapost.info, surabaya_news@yahoo.com, zahira@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- (potong pajak) hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

16. Radar Surabaya

radarsurabaya@yahoo.com, diptareza@yahoo.co.id

Honor cerpen Rp. 200.000,- (potong pajak) hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

17. Lampung Post

lampostminggu@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 200.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau minta tolong teman yang ada di Lampung untuk mengambilkan ke kantor redaksi.

18. Berita Pagi (Palembang)

huberitapagi@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

19. Sumatera Ekspres (Palembang)

citrabudaya_sumeks@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

20. Padang Ekspres

yusrizal_kw@yahoo.com, cerpen_puisi@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- s/d Rp. 125.000,- honor puisi Rp. 75.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, bisa diambil langsung, atau minta tolong teman mengambilkan honor ke kantor redaksi.

21. Haluan (Padang)

nasrulazwar@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- honor puisi Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

22. Singgalang (Padang)

hariansinggalang@yahoo.co.id, a2rizal@yahoo.co.id

Honor cerpen Rp. 50.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

23. Riau Pos

budaya_ripos@yahoo.com, habeka33@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

24. Sumut Pos

redaksi@hariansumutpos.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

25. Jurnal Medan

nasibts@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

26. Analisa (Medan)

rajabatak@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

27. Sinar Harapan

redaksi@sinarharapan.co.id, blackpoems@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

28. Jurnal Cerpen Indonesia

jurnalcerpen@yahoo.com, jurnalcerita@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

29. Majalah Horison

horisoncerpen@gmail.com, horisonpuisi@gmail.com

Honor cerpen Rp. 350.000,- honor puisi tergantung berapa jumlah puisi yang dimuat, biasanya dikirimi majalahnya sebagai bukti terbit. Hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi, dan kadang honor dikirim via wesel jika tidak ada nomer rekening.

30. Majalah Esquire

cerpen@esquire.co.id

Honor cerpen Rp. 1.000.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

31. Majalah Sabili

elkasabili@yahoo.co.id

Honor cerpen Rp. 200.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

32. Majalah Suara Muhammadiyah

redaksism@gmail.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

33. Majalah Ummi

kru_ummi@yahoo.com

Tema cerpen seputar keluarga dan rumah tangga. Honor cerpen Rp. 250.000,- ditransfer paling telat satu bulan setelah pemuatan.

34. Majalah Kartini

redaksi_kartini@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- Sebulan setelah pemuatan honor ditransfer ke rekening penulis.

35. Majalah Alia

majalah_alia@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 300.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

36. Majalah Femina

kontak@femina-online.com, kontak@femina.co.id

Honor cerpen Rp. 850.000,- dan cair seminggu setelah dimuat.

37. Majalah Sekar

sekar@gramedia-majalah.com, majalahsekar@gmail.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- dibayar sebulan setelah majalah terbit.

38. Majalah Story

story_magazine@yahoo.com

Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Konfirmasi pemuatan cerpen via telepon dari redaksi Story. Antrian pemuatan panjang, bisa 6 bulan sampai setahun. Honor cerpen Rp. 250.000,- maksimal sebulan setelah pemuatan honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

39. Majalah Gadis

redaksi.gadis@feminagroup.com

Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Honor untuk Percikan (cerpen mini tiga halaman) Rp. 500.000,- Honor untuk Cerpen Rp. 850.000,- ditransfer seminggu setelah majalah terbit.

40. Majalah Annida-online

majalah_annida@yahoo.com

Ada konfirmasi pemuatan cerpen via email redaksi Annida-online. Honor cerpen Rp. 50.000,- honor epik (cerita kepahlawanan) Rp. 100.00,- maksimal sebulan setelah pemuatan honor sudah ditransfer.

41. Majalah Bobo

bobonet@gramedia-majalah.com

Honor cerpen Rp. 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

42. Kompas khusus Cerpen Anak

opini@kompas.co.id, opini@kompas.com

Pada subjek email ditulis CERPEN ANAK: JUDUL CERPEN. Honor cerpen Rp. 300.000,- Resensi buku anak honor Rp. 250.000,- Honor cair tiga hari setelah pemuatan.

43. Tabloid Nova

nova@gramedia-majalah.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Rabu, 05 September 2012

bukan perkara pede

Bismillah....

wah..wah..wah... bunda.. bunda... punya blog kok dianggurin, malu sama pengunjung kalo blognya begitu2 saja... ya paling nggak ditengokin kek barang seminggu dua kali, atau syukur syukur diberesin, dah kebul tuh... dari dulu tulisannya itu-itu aja... " mungkin kalimat itu bakalan keluar dari mulut Cenna, putri kecil bunda yang sekarang mulai cerewet mengomentari apa saja. Ini hanya sekadar bayangan bunda saja kalau seandainya Cenna juga ngeblog.
Bunda baru nyadar bahwa blog ini sudah hampir karatan dan berdebu saat melihat info lomba blog terbaik yang akan diajukan untuk iklan sebuah perusahaan makanan anak. Banyak ibu2 yang memasukkan link blognya dengan pengunjung lebih dari 5000 per bulannya. Pencapaian yang luar biasa menurut bunda. gimana enggak, punya bunda ini nie, masih berkutat angka 600an per bulannya, jauh bukan? hehe... meski begitu, bunda ga mau kecil hati lalu ilang di langit maya,
Bunda juga ikut link kan blog ini di facebook yang lg ngadain lomba itu. yakin sie emang ga akan bisa menembus kategori pemenang, bunda justru pengen orang mampir kesini, membaca2 skaligus alhamdulillah kalo dapet masukan dan temen yang bisa jadi tempat share....
Baiklah... sekarang sie pengennya nulis dikit buat nambahin blog yang udah acakadut ga keurus. Misal ada temen bunda yang baca ini, matursuwun nuhun thank you buanget deh...

Minggu, 22 Juli 2012

cheese brownies

Bahan:
150 g mentega tawar
300 g dark cooking chocolate, potong-potong
3 butir telur ayam
200 g gula pasir
225 g tepung terigu, ayak
250 g cream cheese

Cara membuat:

  • Taruh mentega dan cokelat dalam mangkuk tahan panas.
  • Tim di atas api sedang hingga cokelat leleh lalu angkat.
  • Kocok 150 g gula dengan 2 butir telur hingga gula larut.
  • Tuangi cokelat leleh aduk hingga rata.
  • Masukkan tepung terigu, aduk hingga tercampur rata.
  • Kocok cream cheese dengan 50 g gula hingga gula larut.
  • Tambahkan telur, kocok rata.
  • Siapkan loyang segi empat 20 cm.
  • Tuang adonan cokelat berselingan dengan adonan cream cheese.
  • Aduk sebentar dengan ujung garpu hingga terbentuk pola marmer.
  • Panggang dalam oven panas 180 C selama 30 menit.
  • Angkat, dinginkan.
Untuk 16 potong